Ekonomi: Sinyal Kenaikan Bunga The Fed Makin Kuat

Ekonomi: Sinyal Kenaikan Bunga The Fed Makin Kuat

Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) secara umum sepakat untuk meningkatkan suku bunga acuannya pada th. ini dan th. depan. Kesepakatan berikut dicapai meski Presiden AS Donald Trump di awalnya mengkritik rancangan kenaikan bunga bisa melukai ekonomi AS yang kini sedang tumbuh kuat.

Ekonomi: Sinyal Kenaikan Bunga The Fed Makin Kuat

“Berdasarkan apa yang aku melihat hari ini, aku pikir dua kali kenaikan suku bunga bisa sesuai, diikuti dengan lebih dari satu kali ulang di th. depan karena The Fed bertujuan mengembalikan suku bunga AS ulang ke levek 3 persen,” https://www.ilmubahasainggris.com/ ujar Presiden Kansas City Fed Bank Esther George, layaknya dikutip dari Reuters, Jumat (24/8).

Sementara Presiden Fed Dallas Robert Kaplan dalam wawancara dengan CNBC, memperkirakan bakal tersedia tiga atau empat kali ulang kenaikan bunga AS dalam jangka saat sembilan hingga 12 bulan ke depan.
“Pekerjaan kami di The Fed adalah menyebabkan ketentuan tentang kebijakan moneter dan pengawasan tanpa mencermati pertimbangan politik atau efek politik, dan aku yakin kami bakal tetap laksanakan itu,” jelasnya.

Trump awal pekan ini menyatakan dia “tidak senang” dengan kebijakan kenaikan suku bunga diambil alih Gubernur The Fed Jerome Powell. Ia sedang mengawasi kebijakan Powell sejak menempatkannya pada jabatan berikut di Februari lalu.  The Fed memulai kenaikan suku bunga sejak kepemimpinan Janet Yellen. Kenaikan bunga dilakukan Yellen pada Desember 2015 dan Desember 2016.

Ketua Fed Powell dijadwalkan bakal bicara pada Jumat (24/8) saat setempat pada konferensi bank sentral. Dia secara umum memberi tambahan isyarat berlanjutnya kenaikan suku bunga, mengingat tingkat pengangguran yang rendah di level 3,9 persen pengangguran dan inflasi yang meningkat mendekati target sebesar 2 persen.

Suku bunga AS saat ini berada di kisaran 1,75-2 persen. Level ini masih berada di bawah target The Fed yang berada di kisaran 2,5 persen hingga 3 persen.

This article was written by sucx3