Pengertian Kalimat, Jenis dan Contohnya Paling Lengkap

Kalimat ialah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan benak yang utuh, baik dengan teknik lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat dibacakan dengan suara naik turun dan keras lembut, disela jeda, dan diselesaikan dengan intonasi akhir yang dibuntuti oleh kesenyapan yang menangkal terjadinya perpaduan ataupun asimilasi bunyi ataupun proses fonologis lain.

Dalam wujud tulisan, kalimat dibuka dengan huruf kapital dan diselesaikan dengan tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!); dan di dalamnya bisa disertakan tanda baca laksana koma (,), titik dua (:), pisah (-), dan spasi. Tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru pada wujud artikel sepadan dengan intonasi akhir pada wujud lisan sementara spasi yang mengekor mereka menggambarkan kesenyapan. Tanda baca sesuai dengan jeda. baca : https://www.pelajaran.id/

  • Pemirsa, demikian saya Efrida Nasution dari istana negara melaporkan, hingga jumpa dilain waktu.
  • Kepada bapak ketua masa-masa dan lokasi kami persilahkan.

Jenis kalimat
Kalimat ialah gabungan dari sejumlah kata yang mengungkapkan sebuah maksud. Secara lisan, kalimat diiringi dengan nada bicara, jeda dan intonasi. Secara tertulis, kalimat ditandai dengan huruf kapital dan tanda baca yang sesuai.

Kalimat Aktif
Kalimat aktif ialah kalimat yang subjeknya mengerjakan suatu pekerjaan. Biasanya mempunyai predikat berupa kata kerja berawalan me atau ber. Contoh:
Nina mencatat surat guna nenek.
8Dina berlari.

Kalimat Pasif
Kalimat pasif ialah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan. Biasanya mempunyai predikat berupa kata kerja berawalan di-. Contoh: Surat guna nenek ditulis oleh Nina.

Cara mengolah kalimat aktif menjadi kalimat pasif: 1. Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif. 2. Awalan me- diganti dengan di-. 3. Tambahkan kata oleh di belakang predikat. Contoh: Bapak memancing ikan. (aktif) Ikan dipancing oleh bapak. (pasif)

4. Jika subjek kalimat aktif berupa kata ganti maka awalan me- pada predikat dihapus, lantas subjek dan predikat dirapatkan. Contoh: Aku mesti memngerjakan PR. (aktif) PR mesti kukerjakan. (pasif)

Kalimat Langsung
Kalimat langsung ialah kalimat yang secara seksama menirukan perkataan orang. Bagian kutipan dalam kalimat langsung bisa berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. Biasanya ditandai dengan tanda petik ( “….” ) Contoh: Ibu berkata, “Anis, tidak boleh bermain-main saja, anda harus belajar !”

Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung ialah kalimat yang mengisahkan kembali perkataan orang lain. Bagian kutipan pada kalimat langsung pulang menjadi kalimat berita. Contoh: Ibu berbicara bahwa aku mesti rajin belajar.

Kalimat Berita
Kalimat berita ialah kalimat yang isinya mengumumkan sesuatu. Umumnya mendorong orang untuk menyerahkan tanggapan.

Macam-macam kalimat berita :

1. Kalimat berita kepastian Contoh: Nenek bakal datang dari Bandung kelak pagi.
2. Kalimat berita pengingkaran Contoh: Saya tidak bakal datang pada acara ulang tahunmu.
3. Kalimat berita kesangsian Contoh: Bapak barangkali akan tiba kelak pagi.
4. Kalimat berita format lainnya Contoh: Kami tidak tahu kenapa dia datang terlambat.

Kalimat Perintah
Kalimat perintah ialah kalimat yang bertujuan menyerahkan perintah untuk orang beda untuk mengerjakan sesuatu. Biasanya diselesaikan dengan tanda seru (!). Dalam format lisan, kalimat perintah ditandai dengan intonasi tinggi.

Macam-macam kalimat perintah :

1. Kalimat perintah biasa, ditandai dengan partikel lah. Contoh : Gantilah bajumu !
2. Kalimat larangan, ditandai dengan pemakaian kata jangan. Contoh Jangan melemparkan sampah sembarangan !
3. Kalimat ajakan, ditandai dengan kata mohon, tolong, silahkan. Contoh : Tolong temani nenekmu di lokasi tinggal !

Kalimat Tanya
Kalimat tanya ialah kalimat yang isinya menanyakan sesuatu atau seseorang sehingga didapatkan jawaban tentang sebuah masalah. Biasanya diselesaikan dengan tanda tanya (?). Secara lisan, kalimat tanya ditandai dengan intonasi yang rendah. Contoh: Apakah anda sakit? Siapa yang membeli kitab ini?

Kalimat Efektif
kalimat efektif ialah kalimat yang dapat menyatakan maksud dari seseorang supaya mudah dicerna oleh orang lain

Kalimat efektif mempunyai syarat:

1. Secara tepat mewakili usulan penulis atau pembicaranya.
2. Menimbulkan cerminan yang sama antara pengarang dengan pembaca atau penceramah dengan pendengar.

Ciri-ciri:

1. Memiliki kesatuan usulan atau gagasan pokok
2. Menggunakan kata atau frasa imbuhan yang mempunyai kesamaan.
3. Tidak menggunakan ucapan-ucapan yang tidak perlu.
4. Memberikan penekanan pada bagian-bagian yang penting.

Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal ialah kalimat yang melulu terdiri dari inti kalimat atau satu kalimat. Inti kalimat disusun oleh subjek dan predikat Jenis-jenis kalimat tunggal:

1. Kalimat nominal ialah kalimat yang predikatnya berupa kata benda. Contoh: Saya siswa ruang belajar VI.
2. Kalimat verbal ialah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja. Contoh: Adik bernyanyi.

Perluasan kalimat tunggal dilaksanakan dengan meningkatkan unsur baru yang disebut penjelasan Dapat berupa penjelasan tempat, penjelasan cara, maupun penjelasan waktu.
Contoh: Saya siswa ruang belajar VI di SD Negeri Merdeka. Adik berdendang dengan paling merdu.

This article was written by sucx3