Pengambilan Contoh Benih untuk Uji Kemurnian Benih

Pengambilan Contoh Benih untuk Uji Kemurnian Benih

Langkah pertama saat bakal laksanakan pengujian kemurnian benih adalah dengan cara pengambilan contoh. Pengambilan umpama ini harus memenuhi kriteria dan sudah dianggap seragam. Dan terhitung sudah memenuhi kriteria yang sudah ditentukan oleh ISTA (International Seed Testing Association).

Pengambilan Contoh Benih untuk Uji Kemurnian Benih

Suatu benih umpama yang bakal diuji harus dapat mewakili total grup benih yang lebih besar jumlahnya. Ada empat macam umpama benih yang dinyatakan dalam aturan ISTA yaitu :

Contoh Primer (Primary Sample)
Contoh primer yaitu benih yang diambil dalam skala besar/banyak berasal dari beraneka daerah penyimpanan. Penyimpanan ini dapat berbentuk bulk atau wadah. Contoh primer ini dapat diambil langsung dengan memanfaatkan tangan, dapat terhitung memanfaatkan seed trier (alat pengambil benih).

Bengambilan umpama benih ini dijalankan dengan cara memasukkan tangan atau seed trier pada kedalaman 40 cm berasal dari wadah penyimpanan benih.

Adapun alat lainnya untuk menggambil umpama benih primer diantaranya :

Stick trier (sleeve trier) ; Alat ini digunakan untuk pengambilan umpama benih berasal dari wadah Benih yang dapat diambil adalah benih berukuran kecil yang mudah mengalir.
Nobbe trier ; alat ini adalah alat yang cocok untuk mengambil alih benih berasal dari wadah seperti karung, kantong plastik dan lain lain. Jika penggambilan benih dengan alat ini dapat makabenih harus diambil berasal dari anggota bawah, sedang dan atas daerah penyimpanan.
Contoh Pencampuran (Composite Sample)
Composite Sample adalah seluruh umpama primer yang dijadikan satu dan dicampur dalam satu daerah seperti kotak kaleng, kantong plastik, karung, tray dan lain-lain. Contoh pencampuran ini biasanya sekalanya lebih banyak agar harus wadah yang lumayan besar juga.

Semua umpama primer dicampur jadi satu, diaduk dalam satu wadah. Wadah tersebut dapat memanfaatkan kotak kaleng, kantong plastik, karung, tray, dan wadah lainnya yang apabila besar.

Contoh yang Dikirim ke Laboratorium (Submitted Sample)
Submitted Sample adalah Contoh Pencampuran yang sudah dimasukkan kedalam karung sampai jumlah khusus yang sudah ditentukan. Kemudian siap dikirim ke labolatorium daerah menguji benih.

Submitted Sample ini berasal berasal dari umpama pencampuran yang sudah dikurangi cocok dengan berat minimum yang sudah ditetapkan oleh aturan ISTA.

Contoh Uji (Working Sample)
Working Sample yaitu umpama benih yang diambil berasal dari submitted sample dan bakal digunakan sebagai bahan uji benih di laboratorium.

This article was written by sucx3