Ciri-Ciri Pranata Sosial dan Pengertiannya

Ciri-Ciri Pranata Sosial dan Pengertiannya

Ciri-Ciri Pranata Sosial dan Pengertiannya
Ciri-Ciri Pranata Sosial dan Pengertiannya

Adapun ciri-ciri pranata sosial, antara lain:

  • Memiliki Lambang-lambang sebagai Ciri Khasnya
  • Memiliki Tingkat Kekekalan Tertentu

Keberadaan suatu pranata sosial bukan hanya berlangsung dalam sekejab atau untuk sementara waktu saja, melainkan terus berlangsung sampai manusia tidak lagi membutuhkan pranata tersebut.

  • Memiliki Tradisi Tertulis Maupun Tidak Tertulis

Setiap pranata sosial mengandung aturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang wajib ditaati oleh individu yang berkaitan dengan pranata tersebut.

Misalnya dalam pranata ekonomi terdapat aturan mengenai pajak, jual- beli, kegiatan ekspor-impor, dan sebagainya.

Oleh karena itu, jika orang yang berkecimpung dalam dunia perdagangan tidak menaati aturan tersebut bisa dikenai sanksi.

  • Merupakan Suatu Sistem Pola-pola Pemikiran dan Pola Perilaku yang Terwujud Melalui Aktivitas Kemasyarakatan

Jika kita mengamati aneka kegiatan warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan upaya pemenuhan kebutuhan mereka, kita dapat membandingkan bahwa penampilan petani, nelayan, guru, polisi, dan aneka ragam profesi masingmasing menunjukkan pola khas.

Perbedaan tersebut bukan hanya menyangkut penampilan lahiriah, melainkan juga dalam pola perilaku yang ditunjukkan.

Pola perilaku seorang militer berbeda dengan pola perilaku dokter, berbeda pula dengan pola perilaku nelayan. Masing-masing menunjukkan karakteristik profesi masingmasing sekaligus menunjukkan karakter lembaga tempat ia beraktivitas.

  • Memiliki Satu atau Beberapa Tujuan

Pembentukan pranata sosial bertujuan untuk mengatur kegiatan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya. Orang memerlukan lembaga pendidikan untuk memenuhi kebutuhan akan penguasaan ilmu pengetahuan.

Tetapi apakah hanya untuk itu saja lembaga pendidikan didirikan? Apakah hanya lembaga pendidikan saja yang mampu memenuhi kebutuhan terhadap penguasan ilmu pengetahuan?

Lembaga pendidikan bukan hanya sekedar memenuhi kebutuhan akan ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan akan pekerjaan, karena setiap pekerjaan memerlukan persyaratan pendidikan tertentu. Lembaga pendidikan juga memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan kesejahteraan dan sebagainya

  • Memiliki Alat-alat Perlengkapan yang Digunakan untuk Mencapai Tujuan

Lembaga yang Bersangkutan Setiap lembaga memiliki alat-alat perlengkapan sendiri-sendiri.  Alat-alat tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan bidang tiaptiap lembaga yang berguna untuk mencapai tujuan.

Misalnya lembaga pendidikan formal yang memiliki gedung sekolah, peralatan sekolah, kurikulum, dan alat-alat kelengkapan lainnya.

 

Baca Artikel Lainnya:

This article was written by sucx3