pengolahan citra dalam bidang kedokteran

pengolahan citra dalam bidang kedokteran

pengolahan citra dalam bidang kedokteran
pengolahan citra dalam bidang kedokteran

Pengertian pengolahan citra :

Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling.

 

Pengolahan citra adalah

salah satu cabang dari ilmu informatika Pengolahan citra berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi suatu citra gambar menjadi citra lain dengan menggunakan teknik tertentu.

Citra (image) menurut kamus Webster

Suatu representasi, kemiripan, atau imitasi dari suatu obyek atau benda,

Operasi yang dilakukan untuk mentransformasikan suatu citra menjadi citra lain dapat dikategorikan berdasarkan tujuan transformasi maupun cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra.

 

Pengolahan citra dalam bidang kedokteran

salah satunya yaitu roentgen, roentgen yang mempunyai Keuntungan dapat mengetahui diagnosa pasti dalam tubuh kita.

Radiofisika (sinar x atau roentgen)

Sinar X adalah pancaran gelombang elektromagnetik yang sejenis dan gelombang radio,panas,cahay,dan sinar ultraviolet. Tetapi dengan panjang gelombang yang sangat pende. Sinar X bersifat heterogen, panjang gelombangnya bervariasi dan tidak terlihat.

Perbedaan antara sinar X dengan sinar elektromagnetik lainnya juga terletak pada panjang gelombang,dimana panjang gelombang sinar x sangat pendek, yaitu hanya 1:10.000 panjang gelombang yg kelihatan. Karena panjang gelombang yg pendeknitumaka sinar 8 dapat menembus benda2. Panjang gelombang sinar elektromagnetik dinyatan dalam stuan strom 1 A = 10-8 CM (1:100.000.000 cm) gelombang yg di gunakan di kedokteran antara 0,50 A – 0.125 A. Gelombang atau sinar elektromagnetik terdiri atas : listrik,radio,inframerah,cahaya,ultraviolet,sinar 8,sinar gamma,sinar kosmik.

Sifat-Sifat sinar X : daya tembus,petebaran,penyerapan,efek fotografi,pendar flour (fluoresensi),ionisasi dan efek biologik.

Jenis-jenis pemeriksaan roentgen (sinar X) ada dua yaitu :

  1. Pemeriksaan sinar tembus(fluoroskopi doorlichting
  2. Pemeriksaan foto roentgen (radiografi)

Bahaya dari roentgen yaitu :

  1. Luka pemukaan yg dangkal : kerusakan kulit, epilasi, kuku rapuh
  2. Kerusakan homopoetik : limfopeni,leukoponi,anemi,leukemi,kehilangan respon terhadap dayatahan spesifik
  3. Induksi keganasan : leukemi, karsinoma kulit,sarkoma
  4. Berkurangnya kemungkinan-kemungkinan hidup
  5. Aberasi genetik : mutasi gen langsung, perubahan kromosom
  6. Efek-efek lainnya : katarak lentikuler,obesitas,sterilisitas

Dan ternyata dampak negatifnya juga bisa berakibat radiasi yang ditimbulkan dalam proses penyinaran rontgen, disinyalir mengandung kekuatan radioaktif yang bisa berbahaya. Karena itu, sinar X yang “ditembakkan” untuk memotret bagian dalam organ tubuh harusnya benar-benar dalam komposisi yang tepat. Sebab, jika tidak, teknologi ini justru bisa memicu kankerdan juga radiasi tingkat tinggi yang bisa merusak sel-sel baru atau bahkan mematikan sel .

Sumber :  http://daron.info/tips-tepat-belajar-matematika/

This article was written by sucx3