142 Ribu Guru Masih Nyambi Kerja, 28 Ribu Sulit Dapatkan TPG

142 Ribu Guru Masih Nyambi Kerja, 28 Ribu Sulit Dapatkan TPG

142 Ribu Guru Masih Nyambi Kerja, 28 Ribu Sulit Dapatkan TPG
142 Ribu Guru Masih Nyambi Kerja, 28 Ribu Sulit Dapatkan TPG

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, ada lebih dari 28 ribu guru kesulitan mendapatkan tunjangan profesi. Jika kinerja para pendidik itu hanya dihitung dari 24 jam tatap muka.

Karena itu, Menteri Muhadjir menerapkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dituangkan dalam Permendikbud 23/2017 tentang Hari Sekolah.

Permendikbud itu sejatinya untuk membantu para guru dalam memenuhi kewajibannya.

Bila selama ini, kinerja guru hanya dihitung dari 24 jam tatap muka, dengan sekolah lima hari, seluruh aktivitas guru diperhitungkan.

“Sebelumnya guru dapat tunjangan profesi guru (TPG) bila memenuhi 24 jam tatap muka. Aktivitasnya yang lain seperti perencanaan, evaluasi, bimbingan, piket, dan tugas lainnya tidak dihitung,” kata Muhadjir di Gedung Guru (PGRI) Jakarta.

Selain itu terdapat 142 ribu guru yang sudah memenuhi 24 jam t

atap muka tapi masih nyambi untuk tambahan penghasilan.

Dirinya juga mengaku prihatin dengar cerita guru yang harus menempuh jarak 15 kilometer untuk memenuhi 24 jam tatap muka itu.

“Akibatnya mereka lebih banyak di luar sekolah. Kalau sudah begini bagaimana bisa mendidik karakter anak bila gurunya hanya datang dan pergi,” tuturnya.

Atas dasar itulah yang mendorong Kemendikbud mengubah sistem pendidikan

lewat sekolah lima hari agar guru lebih mudah mendapatkan TPG.

Selain itu, guru lebih fokus di sekolah menjalankan program PPK. Program (pendidikan karakter) ini mendapat dukungan PGRI.

Menurut Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi, berbagai fenomena

yang tampak dalam kehidupan sehari-hari seperti tawuran, narkoba, kekerasan berdasarkan paham yang salah telah menggejala nyata.

Itu sebabnya kebijakan PPK diyakini sebagai ikhtiar untuk menjalankan misi utama pendidikan yang bukan hanya cerdas intelektual tapi juga berkarakter tangguh, cinta tanah air, dan responsif dalam perubahan.

“PGRI mendukung penuh PPK. Bila dalam implementasinya ada masalah, PGRI mengajak semua pihak terkait duduk bersama mencari solusi. PGRI menempatkan diri sebagai bagian dari solusi,” tegas Unifah

 

Baca Juga :

 

 

This article was written by sucx3