Begini Kontestasi Politik, Pada Pemilu Osis di SMA Darul Hikam

Begini Kontestasi Politik, Pada Pemilu Osis di SMA Darul Hikam

Begini Kontestasi Politik, Pada Pemilu Osis di SMA Darul Hikam
Begini Kontestasi Politik, Pada Pemilu Osis di SMA Darul Hikam

 

Kontestasi Politik memang akan dilaksanakan tahun 2018 nanti, namun atmosfir

pemilihan kepala daerah sudah mulai terasa khususnya di Jawa Barat.

Bahkan, politik akan menjadi asing untuk para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula ditahun politik nanti. Akan tetapi tidak untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Darul Hikam yang melaksanakan kegiatan Pemlihan Ketua dan Wakil Ketua Osis dengan menggunakan E-Vote sebagai upaya pendidikan politik untuk para pelajar.

Seperti yang diungkapkan oleh Humas SMA Darul Hikam Novita mengatakan, kegiatan ini diadakan atas dasar pembelajaran, karena sebagai lembaga pendidikan kita tetap memberikan pembelajaran politik melalui kegiatan ini.

“Kita memberikan pembelajaran kepada siswa tentang politik tentang

menjadi pemilih pemula, ini kan anak-anak SMA rata-rata umurnya sudah 16-17 tahun mereka akan menjadj pemilih pemula dan ini sesuatu rangkaian acara yang tujuannya untuk memberikan wawasan siswa terkait pemiljhan Gubernur tahun 2018, karena mereka akan menjadi pemilih,” ungkap Novita saat ditemui disela-sela kegiatan Pemilihan umum Ketua dan Wakil Ketua Osis SMA Darul Hikam Bandung, Kamis (24/8).

Rangkaian acara sendiri lanjut Noviya, dimulai dari tanggal 16 Agustus, yaitu dengan mengadakan sosialisasi pemilih pemula dan bekerjasama dengan KPU Jabar dan Fikom Unpad.

“Kemudian tadi rangkaian acara selanjutnya kampanye terlebih dahulu

di jam-jam pembelajaran mereka masuk ke kelas-kelas unruk mengkampanyekan dirinya layaknya calon pasangan, apa visi-misi mereka, programnya seperti apa terus kemudian tadi pagi sudah debat calon ketua osis dan wakil ketua osis kemudian dilanjutkan dengan pemilihan melalui teknis E-Vote, dan nanti akan muncul hasilnya,” terangnya.

Karena kata dia, dengan adanya E-Vote ini akan lebih simple tidak perlu menghitung ulang, karena biasanya lama, akan tetapi dengan E-Vote ini kita sudah ada jumlah pasti.

Selanjutnya Novita kembali menceritakan bagaimana proses debat antar calon ketua osis ini. Yang didampingi oleh masing-masing panelis dengan beberapa pertanyaan yang diajukan kepada pasangan calon.

“Tadi saat debat materi yang ditanyakan oleh masing-masing panelis nya itu terkait wawasan umum mereka, kemudian program mereka, bagaimana program kedepan mereka, kemudian studi kasus juga ditanyakan, kemudian ada pandangan mereka terkait pemilihan Gubernur nanti tahun 2018, jadi ini juga persiapan mereka menghadapi tahun politik nanti,” terangnya sambil tersenyum.

Ada dua pasangan calon yang akan berlomba pada pemilihan ketua osis ini, yaitu Nazla dan Deanna pada paslon nomor urut 1, serta Reza dan Latifa Queen paslon nomor urut 2 yang masing-masing merupakan siswa-siswi terbaik SMA Darul Hikam.

“Dua pasangan calon itu kelas 11, persaingannya cukup ketat karena mereka siswa-siswa terbaik di SMA Darul Hikam, proses kampanye mereka mempunyai tim kampanye sendiri terus di jam istirahat itus proses kampanye nya, dari mulai program, dan menerima masukan dari masing-masing siswa,” ucapnya.

Pemilihan menggunakan E-Vote ini juga sudah dilakukan ditahun kemarin, akan tetapi banyak kendala dilapangan, dan alhamdulillah tahun ini berjalan sukses dan lancar.

 

Baca Juga :

This article was written by sucx3