Awal Mula kehadiran Bangsa Spanyol dan Portugis di Indonesia

Awal Mula kehadiran Bangsa Spanyol dan Portugis di Indonesia

Tahun 1492, Columbus mengawali misi penjelajahan untuk menemukan Kepulauan Hindia yang dikenal sebagai tempat penghasil rempah-rempah. Ketika mendarat di sebuah tempat (yang kini dikenal sebagai Kepulauan Bahama di Benua Amerika), Columbus mengira sudah capai Kepulauan Hindia. Daerah berikut sesudah itu diakui sebagai tempat jajahan Spanyol. Misi pun diteruskan hingga Meksiko.

Tahun 1512, armada Spanyol di bawah pimpinan Sebastian Del Cano mendarat di Maluku dan banyak belanja rempah-rempah. Rempah-rempah itu dibawa ke Spanyol dengan kapal Victoria. Berita kesuksesan Sebastian Del Cano menemukan sumber rempah-rempah menjadi pembicaraan luas di spanyol. Sejak kala itu, kapal-kapal Spanyol berduyun-duyun datang ke Maluku.

Selain misi ekonomi, penjelajahan bangsa Spanyol juga mempunyai misi untuk menyebarkan agama Katolik. Seorang pastor bernama Franciscus Xaverius menyebarkan agama Katolik di Ambon, Ternate dan Moratai. Namun keberadaan Spanyol di Maluku tidak berjalan lama sebab Portugis khususnya dahulu menguasai Kepulauan Maluku.

2. kehadiran Bangsa Portugis di Indonesia

Pelayaran bangsa Portugis dipimpin oleh Bartholomeus Diaz, sukses capai Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) di ujung selatan Benua Afrika.

Pelayaran seterusnya dipimpin oleh Vasco da Gama yang mendarat di Calicut, India tahun 1498. Dari India, Portugis mengirim misi ekspedisi pelayaran ke timur tahun 1510 dibawah pimpinan Alfonso de Albuequerque.

Ketika tiba di Goa, ia mendapat kabar berasal dari pedagang Gujarat dan Arab perihal kekayaan Malaka. Mendengar berita tersebut, Alfonso de Albuequerque pun menyerang Malaka dan sukses menguasainya tahun 1511. Portugis meneruskan perjalanan ke timur di bawah pimpinan Francisco Serro. Akhirnya bangsa Portugis hingga di Ternate, Maluku tahun 1512.

Setelah menguasai Malaka dan Maluku, Portugis melebarkan sayapnya ke pulau Sumatra yang kaya lada. Namun usaha berikut tidak cukup sukses sebab terkendala oleh Kerajaan Aceh yang mendominasi jalur perdagangan lada di Sumatra. Portugis juga mendambakan melebarkan sayap perdagangannya ke Pulau Jawa. Mereka sukses menjalin hubungan dagang dengan Blambangan, Pasuruan dan sekitarnya.

Baca Juga :

This article was written by sucx3