Ke Depan, Pamekasan Harus Melek Literasi

Ke Depan, Pamekasan Harus Melek Literasi

Ke Depan, Pamekasan Harus Melek Literasi
Ke Depan, Pamekasan Harus Melek Literasi

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Koordinasi Gerakan Literasi Nasional

di Kabupaten Pamekasan, Balai Bahasa Jawa Timur mengadakan kegiatan Diseminasi Gerakan Literasi Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 20—21 Maret 2019 bertempat di Aula PKPRI, Pamekasan. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, mahasiswa, guru, komunitas, MGMP, MKKS, pegiat literasi, dan pemangku kepentingan.

Kegiatan Diseminasi GLN ini dibuka oleh Slamet Goestiantoko, M.Si.

, selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pamekasan. Dalam pembukaannya, Slamet Goestiantoko, M.Si. sangat menyambut baik kegiatan Gerakan Literasi Nasional yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Jawa Timur. Ia menambahkan bahwa Pamekasan sudah melakukan gerakan-gerakan literasi seperti membuat pojok baca. Ia juga menyarakankan sekolah-sekolah untuk menyediakan tempat baca untuk meningkatkan budaya literasi. “Ke depannya, Pamekasan menjadi kabupaten yang melek literasi,” ujar Slamet Goestiantoko.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Drs. Mustakim, M.Hum.,

menuturkan tujuan diadakannya kegaiatan literasi di Pamekasan. GLN merupakan upaya Balai Bahasa Jawa Timur untuk meningkatkan budaya baca tulis bagi masyarakat, khususnya di Madura. Ia mengatakan bahwa Kabupaten Pamekasan kaya akan karya sastra, baik sastra lisan maupun sastra tulis.

“Penyair besar juga banyak yang lahir dari pulau garam ini, salah satunya D Zawawi Imron,” kata Mustakim

 

Baca Juga :

This article was written by sucx3