Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah Ini

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah Ini

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah Ini
Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah Ini

Sebuah laporan terbaru menyebut, jika hacker bisa saja mengambil alih akun TikTok milik pengguna dengan memanfaatkan celah atau bug yang berisifat critical pada aplikasi besutan Beijing ByteDance Technology tersebut.

Laporan ini di keluarkan oleh peneliti keamanan digital dari Check Point Research, dimana dengan bug yang mereka temukan peretas bisa saja men-take over akun pengguna hanya dalam beberpa klik saja.
Muat Lebih

Apple Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat

MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web StoreGoogle Chrome Akan Ingatkan Pengguna Jika Passwordnya Dicuri

Melansir dari laman The Verge, pada Kamis (9/1/2020), peneliti dari Check Point menjelaskan jika bug ini memungkinkan para peretas untuk mengirimkan SMS berisi link atau tautan yang dibuat seolah-olah berasal dari TikTok untuk mengelabui penggunanya.
Baca Juga : Awas, Jangan Tergoda Iming-Iming Melacak Ponsel Hilang Dengan No IMEI

Jika pengguna yang ceroboh dan tidak waspada, apabila mengklik tautan yang dikirim oleh peretas tersebut, maka hal yang terjadi selanjutnya adalah hacker bisa langsung mengakses akun tiktok milik korban.

Dengan cara ini peretas bisa saja mengunggah konten, menghapus video milik pengguna, hingga mengubah pengaturan video pengguna dari yang bersifat public ke mode private.

Lebih lanjut, dalam penjelasanya pihak Check Point Research menjelaskan jika dengan bug yang mereka temukan ini memungkinkan para hacker untuk membuat situs palsu berbahaya yang menyerupai situs resminya, atau yang lebih dikenal dengan istilah phising.

Dengan situs phising tersebut, hacker selanjutnya akan mengkombinasikan

dengan teknik cross-site scripting untuk menyerang akun pengguna.
Baca Juga : Password iPhone Bisa Di Bobol Lewat Kabel Data

Sementara itu, menindak lanjuti laporan dari pihak peneliti ini, TikTok sendiri langsung bereaksi dengan segera menutup celah atau bug yang dimaksud.

“TikTok berkomitmen untuk melindungi data pengguna. Sama seperti banyak organisasi, kami mengajak peneliti keamanan untuk secara privat memberitahukan pada kami saat ada zero day vulnerabilities,” jelas pihak TikTok, Luke Deshotels.

Meningkatnya eskalasi penyerangan terhadap aplikasi ini, menurut pihak peneliti karena

semakin meningkatnya jumlah data pengguna serta dapat dipakai di berbagai platform, sehingga hacker lebih mudah untuk meningkatkan metode serangannya.

“Kami melihat banyak sekali aktivitas berbahaya di instant messenger dan jejaring sosial. Untuk aplikasi veteran, mereka juga rapuh (keamanannya),” ujar kepala peneliti Check Point, Oded Vanunu terkait aktifitas hacker pada sejumlah aplikasi populer.

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/409876/castle-clash-apk-mod.html

This article was written by sucx3